Pelantikan Pengurus Baru IMAMTA UMS

Kamis, 19 Januari 2017IMG_20170119_132733_180_1

Bismillahirrahmanirrahim..

Assalamuallaikum wr.wb

Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam, tiada satu pun zat yang pantas untuk disembah selain Dia. Tak lupa sholawat serta salam senantiasa tercurah ke hadirat Nabi Muhammad SAW karena berkat perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW, kita semua dapat merasakan manisnya Islam, indahnya Islam dan kesempurnaan agama Islam ini. Syekh Muhammad Abduh pernah berkata, “Keindahan Islam tertutup oleh perilaku orang Islam sendiri”, maka tak heran jika Islam sering kali dijudge miring berlawanan dengan Islam itu sendiri. Maka disini kami Ikatan Mahasiswa Majelis Tafsir Al-Quran Universitas Muhammadiyah Surakarta (IMAMTA UMS) mencoba mengembalikan paradigma umum yang salah mengenai agama Islam tercinta ini.

IMAMTA UMS merupakan suatu wadah untuk memperdalam ilmu agama, yang pada akhirnya diharapkan tercipta kader-kader Islam yang siap mengemban dakwah dimasa mendatang, kader-kader Islam yang diharapkan mampu mengembalikan paradigma umum yang keliru mengenai agama Islam tercinta ini.

Alhamdulillahirobil‘alamin pada hari Rabu, 18 Januari 2017atau tanggal 19 Rabiu’tsani 1438, IMAMTA UMS telah melaksanakan pelantikan kepengurusan yang baru. Adapun tujuan diadakannya pelantikan kepengurusan baru ini adalah untuk meregenerasi kepengurusan IMAMTA UMS dan untuk memberikan pengalaman dalam mengemban amanah kepada kepengurusan yang baru. Acara berlangsung di Majelis MTA Cabang Kartasura I (Majelis Makamhaji), dengan mengukuhkan Sopiyan, mahasiswa semester tiga jurusan Akuntansi Syariah, sebagai ketua baru periode 2017/2018 menggantikan Addam Mufti Rohmani, adapun pengukuhan pengurus dilakukan oleh Ustadz Sumadi, S.Pd selaku pengasuh IMAMTA UMS.

Acara ini mengundang perwakilan dari IMAMTA se-Solo Raya,meliputi IMAMTA Pusat, IMAMTA UNS, IMAMTA IAIN dan IMAMTA Mambaul Ulum. Acara berlangsung dengan khidmat, yang dapat dilihat dari antusias tinggi para jamaah saat mendengarkan nasihatyang disampaikan oleh ustadz Sumadi, S.Pd. Beliau menekankan kepada para jamaahuntuk menjauhi sifat taswif (menunda-nunda kebaikan) dan menghindari menunda-nunda sholat karena menunda sholat  berarti menunda segalanya. Hasab Basri berkata,“Seberapa kamu mengubah sholat, seberapa juga kamu mengubah kehidupan”. Adapun pesan untuk pengurus baru antara lain yang pertama,jangan pernah bosan mengajak orang untuk mengaji,yang kedua, selalu tingkatkan kedisiplinan dikalangan pengurus karena pengurus juga menjadi contoh serta menentukan disiplin atau tidaknya anggota, danyang ketiga, jalankan program kerja yang ada dengan istiqomah,  jangan membuat program kerja yang ngoyoworo (mengada-ada).

Tanpa kesulitan yang berarti acara ditutup pada pukul 17.30 WIB dengan ucapan bacaan hamdalah secara serentak dan doaKafarahtul Maj’lis dipandu oleh MC yang bertugas.

Penulis,

Sopiyan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>